Apa Itu Resin? Jenis-jenis resin dan fungsinya

Apa Itu Resin? Jenis-jenis resin dan fungsinya

Apa itu resin? Resin adalah getah tumbuhan, terutama pohon yang berjenis runjung (konifer), umumnya dipakai untuk bahan perekat dan pernis.

Getah atau eksudat tersebut nantinya membeku dan membentuk massa yang keras dan transparan, kini ada resin yang dibentuk dengan sintetis.

Apa Itu Resin dan Fungsinya

Sebelumnya, telah dibahas sedikit tentang apa itu resin, selain itu jenis-jenis resin dan fungsinya berbagai macam dalam kehidupan sehari-hari.

Poliester berasal dari pembentukan asam basic organik dan alkohol polihidrat, diaplikasikan pada komponen pesawat maupun kapal laut dan aksesoris dekoratif.

Alkyd yang disebut resin poliester termoplastik, yang berasal dari proses pemanasan alkohol polihidris dan asam polibasis. Resin jenis ini biasa terpakai pada komponen kelistrikan dan cat.

Fenolik termasuk dalam tipe resin termoset yang biasa diaplikasikan pada komponen kelistrikan, laminasi, lapisan rem, dan perekat semen.

Polikarbonat merupakan resin termoplastik yang berasal dari bisfenol A serta fosgen. Fungsi resin ini sebagai pengganti metal, komponen kelistrikan, insulator, film foto, helm dan lensa.

Poliuretana berasal dari poliol dan komponen isosianat yang bisa dicampur dengan resin lain. Memiliki fungsi sebagai perekat, elastomer dan insulasi.

Poliamida merupakan resin yang mengandung kelompok amida, yang merupakan bagian rantai molekular berulang. Umumnya, dipakai untuk gir, ban, gelang jam, botol, serta benang bedah.

Silikon merupakan jenis resin yang dibuat dari etil polisikat dan beberapa disiklosan, serta diaplikasikan pada produk tahan air dan karet.

Epoxy merupakan resin yang mengandung kelompok epoksida, yang berfungsi sebagai perekat, pelapis permukaan, serta baling-baling.

Polipropilena merupakan resin tipe polimer termoplastik, yang digunakan dalam mainan anak, pipa produksi, fiber, serta komponen kelistrikan. Polistirena terbuat dari monomer stirena yang digunakan pada instrumen otomotif.

Akrilik merupakan resin yang terbuat dari asam akrilik yang diaplikasikan pada papan dekoratif dan ubin tembus pandang. Polietilena merupakan resin yang paling umum ditemukan, biasa dipakai dalam mainan anak, kontainer, dan kabel.

Cara Menggunakan Resin

cara menggunakan resin

Berbicara apa itu resin, biasanya zat berbentuk cair ini harus dicampurkan terlebih dahulu dengan katalisnya, sebelum diaplikasikan.

Ilustrasinya seperti bahan bangunan, maka resin bisa diibaratkan sebagai pasir, sedangkan katalisnya adalah semen, hati-hati menggunakan resin, sebab sifatnya keras.

Hal pertama dalam cara menggunakan resin adalah melumuri tangan dengan bedak terlebih dahulu, agar cairan resin tidak lengket di tangan.

Jika resin melekat di tangan, segera dibersihkan dengan menggunakan sabun dan air mengalir, agar tidak mengeras di tangan.

Kedua, mencampurkan dua bahan, yaitu resin dan katalis, jauhkan hidung dari bahan campuran tersebut. Sebab, resin yang tercampur dengan katalisnya, akan menimbulkan bau yang menyengat.

Setelah kedua bahan tersebut tercampur secara merata, Anda bisa mengaplikasikan resin sesuai kebutuhan. Resin biasa digunakan dalam industri, seperti otomotif yaitu membuat spion dan dashboard, atau pun pada bidang fashion, seperti membuat mannequin.

Perbedaan Epoxy dan Resin?

Perbedaan Epoxy dan Resin

Sebenarnya resin memiliki beberapa jenis, salah satunya resin epoxy, namun bagaimana perbedaan epoxy dan resin?

Apa itu resin? Resin merupakan gabungan senyawa kimia polimer yang berasal dari karbon dan nitrogen. Sedangkan, epoxy merupakan polimer epoxide thermosetting yang lebih bagus jika dicampurkan dengan katalis.

Resin epoxy biasanya dibuat dari reaksi epichlorohydrin dan bisphenol-A. Di pasaran, epoxy sudah dikemas dalam bentuk satu maupun dua kilogram dan sebagainya.

Baca juga: Jasa Epoxy Lantai Bandung

Sedangkan, resin tidak dikemas seperti itu, Anda yang menentukan sendiri ingin membeli berapa banyak, misalkan satu liter. Berkenaan dengan sifat, resin mudah terbakar sedangkan epoxy tidak mudah terbakar.

Selain itu, epoxy diciptakan untuk mudah diaplikasikan, epoxy diaduk lalu diberi warna, serta diaplikasikan di media. Epoxy merupakan pengembangan dari bahan resin, jadi bisa dikatakan resin merupakan bahan dasar atau utama.

Manfaat Resin

Jika Anda sudah memahami apa itu resin, manfaat resin juga dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Resin digunakan sebagai bahan pembuat sabun, biasanya resin yang dipakai untuk keperluan farmasi disebut resin farmaseutis.

Dengan teksturnya yang keras, resin juga dimanfaatkan sebagai pelekat, bahan dari pernis, serta pelapis makanan. Pembuatan kapal juga memakai resin dengan jenis 157 BQTN, yang tahan terhadap air suhu normal dan asam lemah.

Pada bidang seni, resin 108 digunakan untuk membuat patung, piagam serta kerajinan tangan. Busur instrumen string seperti biola, resin bermanfaat menambah gesekan dan kualitas suaranya meningkat, sepatu balerina pun menggunakannya agar tidak licin.

Baca juga: Jasa Epoxy Lantai Tangerang

Perbandingan Resin dan Katalis

Secara umum terdapat perbandingan resin dan katalis, adapun campuran yang dianjurkan antara resin dan katalis adalah, 1/10 untuk jenis akrilik. 3/100 bagi resin yang kualitasnya kurang bagus, serta 1/2 gelas air mineral dan 10-15 tetes katalis.

Sebenarnya, takaran ini tergantung dari kualitas resin dan katalisnya, beberapa orang memiliki cara tersendiri untuk mengukur perbandingannya. Ada juga yang menentukan perbandingan dan banyaknya tetes, hanya berdasarkan perkiraan.

Jika katalis yang diberikan terlalu banyak, bisa menyebabkan hasilnya buram dan berwarna kekuningan setelah kering. Mengenai apa itu resin, katalis yang terlalu banyak bisa menyebabkan panas berlebihan serta memperlambat proses pengeringan.

Adapun jika katalis yang terlalu sedikit menyebabkan gelembung yang berlebihan, resin mengeras tetapi permukaannya lengket, bisa juga lama mengering. Jadi, agar campuran resin dan katalis dapat berhasil sesuai keinginan, dimulai dengan takarang perbandingan 10:1 atau 100:1.

Jika perbandingan tidak sesuai dengan yang diharapkan, Anda bisa mengulanginya, serta mencatat hasil dari perbandingan takaran tersebut. Hal yang terpenting, gunakan alat ukur pada saat menakar.

Baca juga : Proses Pengecatan Epoxy Lantai Yang Benar

Contoh Hasil Kerajinan yang Terbuat dari Resin

Terkait apa itu resin, getah yang diekstrak dari pohon jenis konifera ini dapat dibuat menjadi aneka kerajinan tangan. Namun ada juga resin sintetis yang dicampur dengan bahan kimia, kerajinan resin dibuat dengan tampilan bening atau berwarna-warni.

Contoh hasil kerajinan yang terbuat dari resin adalah anting, asbak, gantungan kunci, vas bunga, gelang, kalung, mangkuk, casing HP.

Bahkan, aneka kerajinan resin dapat menjadi peluang bisnis menguntungkan bagi Anda yang tertarik dalam dunia kerajinan tangan.

Jadi, apa itu resin? Jawabannya adalah getah tumbuhan yang berasal dari pohon jenis konifera. Saat ini resin juga dibuat dari bahan sintetis dengan campuran bahan kimia, yang memiliki beberapa manfaat di kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Epoxy Lantai Karawang Harga Murah Per Meter M2

 

 


Konsultasi & Survey Gratis Hubungi Kami di Telp / Whatsapp

0821-1076-6718